Muallimin Online,
Untuk melihat (monitoring) kegiatan-kegiatan yang direncanakan di awal tahun ajaran 2025/2026, Madrasah Muallimin Muallimat 6 Tahun Tambakberas di akhir semester gasal ini menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program madrasah, pada Rabu (31/12).
Kegiatan yang diselenggarakan di kampus 3 madrasah tersebut, diikuti oleh seluruh tenaga kependidikan (tendik) dan jajaran pimpinan madrasah. Tampak hadir kepala madrasah, H. Abdulloh Rif'an, wakil kepala madrasah, H. Abdul Rohim Ma'ruf, ketua program khusus, H. Lukman Hakim Mahfudz dan kepala tata usaha, H. Ali Mahmud.
Sesuai dengan undangan yang diberikan kepada seluruh peserta, kegiatan monev tersebut dimulai dengan khotmil Qur'an, sebagai ciri khas madrasah ketika menyelenggarakan kegiatan-kegiatan penting. Dilanjutkan pembukaan, sambutan kepala madrasah, presentasi setiap satuan kerja (satker): tata usaha, humas, sarpras, kurikulum dan kesiswaan, serta unit kewirausahaan dan perpustakaan, dilanjutkan tanggapan di setiap presentasi.

Dalam sambutannya, kepala madrasah menyampaikan terimakasih kepada semua tenaga kependidikan madrasah yang telah bekerja secara maksimal selama beberapa tahun ini.
Dia juga menyampaikan bahwa, kegiatan monev ini merupakan kegiatan rutin yang sudah direncanakan. "Setiap akhir semester kita sudah secara rutin melakukan monitoring program yang sudah direncanakan sebelumnya", katanya membuka sambutan
"Monitoring yang kita lakukan bukan berdasarkan asumsi, tetapi berdasarkan data-data pelaksanaan kegiatan program selama satu semester", lanjutnya.
"Kita sudah banyak mengalami kemajuan dalam 3 tahun terakhir. Ini di luar prediksi saya. Data menunjukkan hal itu. Secara kuatintas maupun kualitas. Sampai dimana yang kita rencanakan di tahun 2022, sudah bisa kita lihat sekarang. Semua yang telah kita rencanakan pada tahun 2022 tersebut, akan kita evaluasi total pada tahun 2027 nanti. Setelah 5 tahun, sesuai yang kita rencanakan. Apakah tujuan yang sudah kita susun di tahun 2022 bisa dicapai atau tidak. Tapi (dengan melihat data dan kondisi saat ini) kita optimis bisa", katanya memproyeksikan.

Lebih lanjut, pria yang biasa disapa Gus Rif'an tersebut menambahkan bahwa, pemenuhan fasilitas (sarpras) terus dilakukan. "Terkait dengan fasilitas, insyaallah nanti pada tahun 2027 atau secara total 2029, kita akan melakukan transisi dengan memindah lokasi belajar ke gedung yang baru. Semoga 2027 sudah bisa terrealisasi untuk melakukan pemindahan tempat belajar, yang putra seluruhnya ke kampus 3", lanjutnya dengan optimis.
"Karena itu, tahun depan, kita harus mempersiapkan sistem administrasi dan pengelolaan. Terkait kesiswaan, kurikulum, BP dan seluruh perangkat yang dijalankan sehari-hari harus sudah siap", katanya berharap.
Sementara itu, menurutnya, terkait dengan sumberdaya manusia, rekrutmen tenaga guru dan tendik akan dilakukan moratorium dulu. "Ke depan kita akan membentuk tim khusus untuk rekrutmen dan pengembangan tenaga guru, agar dalam merekrut tenaga sesuai dengan nilai-nilai Muallimin dan tenaga guru bisa berkembang", jelasnya.
Sambutan dan pengarahan dilanjutkan wakil kepala madrasah, H. Abdul Rohim Ma'ruf, yang membuka dengan menyampaikan, "Seperti yang telah disampaikan kepala madrasah, kemajuan pengelolaan madrasah selama 3 tahun ini cukup pesat. Saya sendiri sangat merasakan peningkatannya", katanya membuka sambutan.
"Pengawas madrasah (Kemenag) sendiri juga mengakui. Dulu kesulitan berhubungan dengan Muallimin, sekarang sudah sangat mudah dan bagus, terutama dalam penyediaan data", ungkapnya.
Dia juga menyampaikan bahwa, kondisi siswa sekarang ini sudah berbeda, lebih kritis. "Saat ini, siswa sudah cukup kritis, karena dibiasakan musyawarah dan bahtsul masail. Karena itu, guru harus mau terus belajar untuk meningkatkan kapasitasnya. Karena kalau tidak, nanti bisa terjadi kesenjangan", anjurnya.
Dia juga berharap pada upaya peningkatan kemampuan siswa dalam mempraktekkan ilmu alat. "Yang lainnya terkait dengan penguasaan siswa terhadap nahwu dan shorof, terutama ketika mempraktekkannya saat membaca kitab. Ini harus diupayakan dan dijaga terus, agar terus meningkat", pungkasnya.
Madrasah Muallimin Muallimat 6 Tahun Bahrul Ulum Tambakberas Jombang pada akhir tahun 2022 melaksanakan perencanaan startegis (Renstra). Hasil dari renstra tersebut, madrasah menyusun tujuan strategis dan program selama 5 tahun yang dimulai pada tahun ajaran 2023/2024 sampai tahuan ajaran 2027/2028.
Program dan tujuan strategis 5 tahun tersebut diselenggarakan dan dicapai dengan membuat rencana tahunan yang dilakukan setiap akhir tahun, dan setiap akhir semester gasal dilakukan monitoring program. Dalam kegiatan monitoring, setiap satker (bidang) memantau apakah kegiatan yang direncanakan di awal tahun sudah dilakukan atau belum. Kalau sudah berarti sudah baik, dan kalau belum kapan direncanakan lagi. Melalui kegiatan-kegiatan dalam program, diharapkan tujuan strategis selama 5 tahun bisa tercapai, yang akan dibuat landasan untuk menyusun program 5 tahun berikutnya. (Alba)
