UAMBN BK Berjalan Baik, Meskipun Ada Perintah Dadakan Di Hari Kedua

15 Maret 2019 | Madrasah | Admin | Dilihat 144 Kali

1limin Online,
Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN BK) yang diikuti siswa siswi kelas 6 Madrasah Muallimin Muallimat 6 Tahun Bahrul Ulum, sejak Rabu (13/03) sampai hari ini, Jumat (15/03), berjalan normal dan tidak ada kendala. Meskipun pada hari kedua ada perubahan perintah petunjuk pelaksanaan, yang sempat membingungkan.

Demikian, menurut penanggung jawab UAMBN BK, Ahmad Musyaffak. "Alhamdulillah UAMBN BK MA semua sesi lancar dan pserta lengkap. Terimakasih buat panitia, Proptor, dan teknisi," katanya.

Pada hari kedua, Kamis (14/03) ada perubahan petunjuk pelaksanaan dadakan khas Kementerian Agama RI, yang ternyata menurut pengawas dari Madrasah merupakan petunjuk yang datang terlambat. "Intruksi baru yg terlambat Pak...," kata Ulil Abshor, Proptor UAMBN BK.

Peserta yang mengikuti UAMBN BK sebanyak 211 (dua ratus sbelas) orang, yang terdiri dari 74 (tujuh puluh empat) siswa Muallimin, dan 137 (seratus tiga tujuh) siswi Muallimat. UAMBN BK dibagi menjadi 3 sesi, yang dimulai pukul 07.30 WIB.

Materi pelajaran yang diujikan dalam UAMBN BK antara lain pelajaran Qur'an Hadist, Fiqh dan SKI.

Sedangkan, menurut Lutfie M, siswi kelas 6 Muallimat, salah satu peserta UAMBN BK, materi soal ada yang berbeda dengan pelajaran yang kita terima di kitab kuning. Ketika ditanya apa perbedaannya? Lutfie menjawab, "Misalnya dalam materi Hadist. Dalam pelajaran Ilmu Hadist ada istilah yang berbeda dengan materi dalam buku paket, sehingga agak membingungkanl".

Siswi lain, Lumatul H, menyampaikan jika materi soal bisa dikerjakan dengan baik. "Sementara tidak ada masalah. Lumayan," jawabnya ketika ditanya kesulitan dalam mengerjakan soal.

Demikian juga ketika salah satu siswa Muallimin ditanya tentang materi UAMBN BK, dia menyatakan, "Materi soalnya tidak seberapa sulit, karena semua adalah materi agama. Insyaallah bisa". (ma)


UAMBN BK Kemenag RI Khas Kelas 6 Muallimin Muallimat Fiqh Quran Hadist SKI

blog comments powered by Disqus