Bulan Ramadhan Siswa Tetap Mengikuti Pembelajaran

20 April 2021 | Madrasah | Admin | Dilihat 202 Kali

Muallimin Online,
Selama bulan Ramadhan 1442 H ini, kegiatan pembelajaran di Madrasah Muallimin Muallimat tetap berlangsung seperti sebelumnya. Dengan ketentuan, siswa kelas 1A, 1B, 2A, 2B dan kelas 4 masuk dalam minggu yang sama, dan siswa kelas 3A, 3B dan kelas 5 masuk di minggu yang berbeda. Sementara untuk kelas 6 sudah selesai dalam menempuh belajar.

Proses pembelajaran dengan sistem bergantian ini, sudah berjalan sejak awal tahun pelajaran (bulan Juli 2020). Disamping bergantian setiap minggu, untuk siswa kelas 3, 4 dan 5 yang terdiri dari 4-5 pembagian kelas (A, B, C, D, E) mengikuti pembelajaran secara pararel. Dimana dalam satu mata pelajaran, seluruh siswa dibimbing oleh satu orang guru. Agar semua siswa yang berada di beberapa  ruang kelas bisa mengikuti, Madrasah memasang pengeras suara di setiap ruang kelas. 

Sementara siswa kelas 1, 2 dan 3 mengikuti pelajaran dibagi setiap kelas, sesuai dengan pembagian ruang kelas masing-masing tingkatan. Artinya, siswa kelas 1A yang terdiri dari kelas 1A1 sampai 1A5 bisa mengikuti pembelajaran yang dibimbing guru di setiap kelas, tidak dilakukan secara pararel.

Pembagian kelas yang tidak normal ini diselenggarakan Madrasah sejak wabah pandemi Covid-19 muncul, terutama sejak awal tahun pelajaran 2020/2021. Disamping membagi kelas yang tidak normal seperti itu, Madrasah juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19. Tugas Satgas antara lain memberikan tanda bagi siswa yang menetap di pondok, dan secara rutin, setiap akan masuk sekolah, melakukan pemeriksaan bagi siswa yang berangkat dari rumah, yang disyaratkan membawa surat kesehatan, yang harus diperbaharui setiap minggu sekali.

Tugas Satgas yang lain, memeriksa suhu badan setiap badan setiap setiap hari, dan melakukan screening secara rutin kepada seluruh siswa, untuk mengetahui siswa-siswa yang memiliki gejala. Tugas yang lain mengontrol kepulangan siswa, agar pulang sesuai kelasnya, tidak bergerombol, dan langsung pulang ke rumah atau pondok masing-masing. 

Disamping itu, jam belajar juga tidak normal. Dalam kondisi normal, siswa belajar mulai pukul 06.30 dan pulang pukul 11.30 untuk putri, dan mulai pukul 07.00 sampai pukul 12.00 untuk putra. Sedangkan pada saat pandemi ini, jam belajar dimulai pukul 07.00-10.00 untuk putri, dan pukul 07.30-10.30 untuk putra. Cukup singkat, hanya 3 jam, dibanding saat normal, 5 jam.

Dengan kondisi seperti ini, meskipun pembelajaran dilakukan secara tatap muka sejak awal, namun karena terbatasnya hari dan jam belajar, maka tentu capaian pembelajaran tidak bisa diraih seperti dalam kondisi normal. Bahkan menurut temuan Madrasah, siswa belajar selama masa pandemi ini, hanya bisa mencapai 50% dibanding dengan kondisi normal.

Karena itu, meskipun Madrasah sudah berusaha semaksimal mungkin, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan upaya yang cukup berat, capaian pembelajaran belum bisa diraih secara maksimal dalam memberikan hak-hak kepada siswa.

Terkait dengan hal tersebut, Madrasah berkali-kali, baik yang disampaikan sendiri oleh Kepala Madrasah, maupun oleh jajaran pimpinan yang lain, dalam berbagai kesempatan, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, karena tidak bisa menjalankan amanah dan tanggungjawab yang diberikan oleh wali siswa kepada Madrasah. Upaya pembelajaran tatap muka di masa pandemi yang diselenggarakan Madrasah sudah sangat maksimal, terutama jika dibandingkan dengan lembaga pendidikan menengah yang lain.

Selama Ramadhan ini, siswa setiap kelas hanya mengikuti setiap pelajaran selama 2 kali pertemuan, dan setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H, siswa juga akan mengikuti 2 kali pertemuan, kemudian siswa harus mengikuti Ujian Akhir Tahun. Pembelajaran di bulan Ramadhan ini akan diakhiri pada 17 Ramadhan 1442 H, bertepatan dengan 29 April 2021. Setelah itu, Madrasah libur Hari Raya. (ma)


Ramadhan 1442 Pembelajaran Tatap Muka Pandemi Covid-19 Muallimin

blog comments powered by Disqus