Pemilihan Ketua KPM BU Berjalan Partisipatif


Muallimin Online,
Pemilihan Ketua Keluarga Pelajar Madrasah Bahrul Ulum (KPMBU) berjalan cukup seru, meriah dan partisipatif.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari ini, Ahad (01/04) diikuti sekitar 100-an utusan dari pengurus OSIS di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Juga nampak hadir pengurus Yayasan PPBU, K. Azam Choiruman, H. Abdullah Rifan, K. Abdul Jabbar Chubbi, dan Hj Nidaus Saadah.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Yayasan PPBU tersebut dilalui dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan seleksi awal oleh tim independen yang terdiri dari 3 (tiga) orang dan diketuai Dr Ali Muttaqin, Dosen Unwaha Tambakberas Jombang.

Dalam pemilihan tahap pertama ini, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang ada di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU), masing-masing mengajukan calon. Sebelum tim seleksi mengajukan pertanyaan, masing-masing calon menyampaikan gagasan ke depan terkait organisasi KPMBU.

Setelah para calon ketua, secara bergantian antara calon putra dan calon putri menyampaikan gagasannya, selanjutnya tim seleksi secara bergantian menyampaikan pertanyaan seputar keorganisasian, kepemimpinan, sejarah Bahrul Ulum dan tokoh-tokoh Bahrul Ulum.

Setelah proses penilaian tim seleksi, kemudian semua nilai diakumulasi dan, dari penilaian tim seleksi, diambil tiga nilai tertinggi. Tiga calon yang memiliki nilai tertinggi selanjutnya dipilih melalui pemilihan langsung oleh wakil-wakil dari pengurus OSIS.

Dari hasil pemilihan langsung, akhirnya terpilih ketua KPMBU putra Zidan Syauqi dan Ketua putri Umi Shofiyah.

Wakil ketua Yayasan PPBU yang membidangi pendidikan, K. Azam Choiruman berpesan agar kepengurusan baru bisa mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan antar OSIS di lingkungan PPBU. “Yang harus dilakukan oleh keengurusan KPMBU adalah mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan antar OSIS di unit-unit Bahrul Ulum”, pesannya.

KPMBU adalah organisasi santri (pelajar) yang ada di seluruh PP Bahrul Ulum. Berdiri sejak tahun 1980-an, KPMBU memiliki manfaat yang cukup besar bagi santri Bahrul Ulum untuk mengasah keterampilan dalam berorganisasi.

Pada awal tahun 2000-an, KPMBU divakumkan, dan kegiatan KPMBU tidak berjalan. Sejak tahun 2015, KPMBU dihidupkan kembali untuk mewadahi kegiatan santri antar Madrasah/sekolah di lingkungan PPBU. (ma)

Be Sociable, Share!