Dari Perwalim Siswa Baru


Muallimin Online,
Madrasah Muallimin Muallimat mengadakan pertemuan wali murid (Perwalim) pada Ahad (03/09). Perwalim ini diselenggarakan karena menyadari betapa peranan orang tua siswa sebagai patner guru dalam mendidik anak-anak tidak bisa dipisahkan. Bahkan orang tualah yang hakikatnya memiliki peran utama sesungguhnya dalam pendidikan. Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator, pembimbing, orang tua kedua di sekolah.

Pra-acara perwalim dibuka dengan tampilnya tim banjari Afqorul waroo dari madrasah muallimin. Lantunan ayat suci al-Qur’an pun dikumandangkan untuk membuka acara agar acara demi acara yang dilalui berjalan dengan lancar.

Dengan diadakannya kegiatan pertemuan wali murid. Para pimpinan madrasah muallimin muallimat berharap tercapai beberapa manfaat yakni; pertama, menjalin silaturahmi antara guru dan wali murid. Kedua, menggali masukan wali murid. Ketiga, menginformasikan pada wali murid tentang program pembelajaran, peraturan serta visi dan visi madrasah secara detail. Pemaparan materi Kemualliminan pun tak luput disampaikan untuk menambah wawasan wali murid mengenai sejarah serta bentuk riyadhoh para masyayikh muallimin muallimat tambakberas.

“Di madrasah ini tidak semata hanya mengandalkan otak, tapi ada juga nilai keberkahan di dalamnya karena tirakat dari para Masyayikh. KH. Abdul Fattah Hasyim itu abahnya KH. Abdul Nashir Fattah ini, menghatamkan Al-Qur’an setiap 2 hari sekali. Sampai saat ini pun dilanjutkan oleh Para Guru Madrasah Muallimin Muallimat untuk guru-guru putra kemarin menghatamkan Al-quran di Batu Ampar Madura. Sedangkan untuk guru putri di Kajen. Ini sebagai langkah meneruskan jejak pendiri madrasah” tutur kepala MA. Muallimin Bpk. KH. Abdul Rohim Ma’ruf.

Dalam sesi tanya jawab beberapa wali murid memberikan pertanyaan, kritik dan saran untuk madrasah muallimin. Mulai dari kritik agar para siswa dapat menerapkan bahasa arab dalam komunikasi lisan sampai dengan membiasakan santri untuk menulis di berbagai media sosial guna memenuhi tuntutan zaman sebagai salah satu media syiar keagamaan. Begitu hidup seisi aula dengan adanya sikap pro-aktif wali murid yang menyampaikan unek-uneknya didalam forum perwalim tersebut.

Acara perwalim Madrasah Muallimin juga dihadiri oleh ketua yayasan PPBU; KH. Irfan Sholeh dan Ketua Majlis Pengasuh PPBU; KH. Hasib Abdul Wahab. Setelah sesi tanya jawab usai, kemudian kegiatan ditutup dengan doa oleh Bpk. H. Abdurrozaq Husni. (Ma/Kbu/inh)

Add a Comment